Latest Post


Selasa, 10 Maret 2020, Jurusan Pendidikan Luar Sekolah atau yang dikenal saat ini dengan Jurusan Pendidikan Nonformal yang juga merupakan salah satu dari 18 Jurusan yang ada pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang-Banten, melakukan penandatanganan kerjasama dengan pihak Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Kota Serang. Pendantangan Kerjasama atau yang biasa dikenal dengan istilah Memorandum of Understanding (MoU) adalah langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas warga belajar binaan rutan kelas II B Kota Serang, dimana dalam kegiatan pelaksanaanya kedepan, mahasiswa akan secara rutin bergantian mengajar Warga Binaan Permasyarakatan , hal ini merupakan ikhtiar untuk dapat memberikan kontribusi positif bagi warga binaan untuk dapat melanjutkan hidup ke arah yang lebih baik kelak jika keluar dari rutan dengan diberikannya serangkaian edukasi baik pendidikan dan pelatihan di dalamnya.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama 1 jam yang bertempat di ruang aula serbaguna rutan serang ini turut hadir Bapak Ali Andra Harahap, A.Md.,IP.,SH.,M.Si. selaku kepala Rutan Kelas II B Kota Serang, Bapak Dr. Dase Erwin Juansah, M.Pd. Selaku Dekan FKIP Untirta, Bapak Damanhuri, M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni. Ibu Ila Rosmilawati, Ph.D selaku Ketua Jurusan Pendidikan Nonformal FKIP Untirta. serta bapak Drs. H. Lili Mutawali, M.Pd. yang merupakan perwakilan dari pengurus PKBM  Se-Kota Serang.



 "Pendantangan MoU oleh Karutan Kota Serang Kelas II B Kota Serang 
(Ali Andra Harahap, A.Md.,IP.,SH.,M.Si)"


 "Pendantangan MoU oleh Dekan FKIP Untirta (Dr. Dase Erwin Juansah, M.Pd) "


"Pendantangan MoU oleh Ketua Jurusan PNF/PLS FKIP Untirta (Ila Rosmilawati, Ph.D)"


Senin, 21 Oktober 2019, Project Implementation Unit Islamic Development Bank Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menyelenggrakan 3rd In House Training yang bertempat di Hotel Horison Forbis, Cilegon. peserta dihadiri oleh 60 orang perwakilan Fakultas dan Prodi yang ada di lingkungan Untirta. Acara  yang berlangsung tersebut di buka oleh sambutan pihak internal yang pertama dari Direktur Ekskekutif PIU-IsDB Bapak Dr. Eng. Agung Sudrajat, dan sambutan kedua sekaligus membuka jalnnya kegiatan disampaikan oleh Wakil Rektor bidang empat, Ibu Prof. Dr. Hj. Kartina. dan hadir selaku pemateri dari pihak eksternal adalah Dr. drh. Hadri Latif, M.Si. dari Institut Pertanian Bogor (IPB).


dalam kegiatan yang di selenggarakan oleh IsDB tersebut, Program Studi Pendidikan Nonformal, Program Studi Pendidikan Matematika, dan Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia adalah tiga progran studi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtyasa yang akan dipersiapkan mengikuti SAR AUN-QA. tiga program studi yang mewakili FKIP Untirta adalah Program Studi yang layak mengikuti SAR AUN-QA dikarenakan sudah memperoleh Akreditasi "A" oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).


Serang, 18 Oktober 2019, Gugus Penjamin Mutu FKIP Untirta menyelenggarakan kegiatan Workshop Penguatan Akreditasi Asean University Networks Quality Assurance (AUN-QA) yang bertempat di Hotel Ultima Ratu Serang. Tujuan dari kegiatan ini sebagai langkah untuk mempersiapkan program studi di lingkungan FKIP Untirta mengikuti Assesment  AUN-QA . peserta yang berjumlah 100 orang sebagian besar adalah Dosen dan Tenaga Kependidikan di lingkungan FKIP Untirta. ada dua pemateri hadir untuk memberi penguatan dalam workshop, di awali oleh pemateri internal untirta bapak Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M,Pd dan dari pihak eksternal Bapak Prof. Pepen Arifin yang berasal dari Institus Teknologi Bandung (ITB). dalam pemaparan yang disampaikan oleh Prof. Pepen mengibaratkan persiapan menuju AUN-QA seperti mengunduh mantu, Kaprodi itu pengantin, Dekan itu orang tua, dan setiap sivitas akademika di lingkungan FKIP Untirta harus berusaha untuk mempersiapkan secara kolaboratif / team work secara maksimal.



Senin, 30 September 2019, Jurusan Pendidikan Nonformal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa telah resmi melaksanakan program magang mahasiswa di instansi dan lembaga yang terintegrasi dan sinergis, melalui Dosen Pembimbing Lapangan (Ahmad Fauzi) sebagai DPL, mengantarkan mahasiswa Program Latihan Profesi (PLP) dengan jumlah mahasiswa sebanyak 6 orang yang terdiri dari dua mahasiswa konsentrasi Pelatihan, dua mahasiswa konsentrasi Pendidikan dasar Berkelanjutan, dan dua mahasiswa konsentrasi Pemberdayaan Masyarakat telah resmi melaksanakan program PLP di Instansi Pusdiklat PT Krakatau Steel. Kegiatan PLP merupakan program dari kurikulum yang ada pada jurusan pendidikan nonformal yang bertujuan untuk untuk mengimplementasikan kompetensi dan keahlian mahasiswa untuk dapat berperan aktif dalam pengalaman belajar melalui kegiatan magang di lokasi instansi yang dituju, harapannya dapat membekali mahasiswa memiliki pengalaman belajar yang lebih real dalam dunia kerja dan membangun kemandirian belajar sebagai wujud implementasi dari tri dharma perguruan tinggi.


kedatangan tim PLP disambut baik dan hangat oleh perwakilan Lembaga Pusidklat Krakatau Steel yang di wakili oleh Ibu Marleta Dian Arela Selaku Supervisor dan Bapak Asrudin selaku Kadis Training Management Pusdiklat KS, dimana dalam perbincangan yang dilakukan dalam ruang pertemuan dalam momentum penerimaan mahaiswa tersebut, beliau (perwakilan instansi) berharap kedatangan mahasiswa mampu memberikan nuansa dan warna baru bagi instansi, dan dalam sambutannya beliau menyampaikan agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan tempat atau lokasi magang saat ini. setelah pertemuan dalam momentum penerimaan tersebut, mahasiswa langsung menuju lokasi yang sudah disediakan oleh perwakilan instansi untuk dapat langsung menempati penempatan dimana mahasiswa bisa langsung kegiatan atau proses magang di lokasi tempat PLP berlangsung. 


Senin, 16 September 2019, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan / Domestic Non Degree (DNDT) Bagi Dosen di Lingkungan UNTIRTA di Lembaga Management Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia. Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan berlangsung selama 2 minggu, tepatnya dari tanggal 16 September s/d 29 September 2019, kegiatan yang dilaksanakan merupakan Soft Program dari Project Islamic Development Bank (IsDB) yang sudah di rencanakan sebelumnya. Hasil dari kegiatan dan pelatihan yang dilaksanakan merupakan persiapan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan unggul dalam bidangnya, menuju untirta "SMART CAMPUS",dan "GREEN CAMPUS"  


Pendidikan dan Pelatihan yang diikuti oleh perwakilan Dosen dan Staff di lingkungan untirta terbagi menjadi tiga, diantarainya Pelatihan "Environmental Analysis", "Campus Administration", dan "Subject Material Course". dalam kesempatan tersebut, perwakilan Dosen dan Staff yang berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di wakili oleh diantarannya: 

DOSEN
Ahmad Fauzi
FKIP/Pend. Nonformal
Environmental Analysis
Moh. Fawaid
FKIP/PVTM
Subject Material Course
Nurul Anriani
FKIP/Pend. Matematika
Subject Material Course
Evi Amelia
FKIP/ IKOR
Subject Material Course
John Pahamzah
FKIP/ Pend. Bahasa Inggris
Subject Material Course
Staff Adminsitrasi
Iyus Suhandi
FKIP/TU
Campus Administration
Teguh Aris Munandar
FKIP/TU
Campus Administration
Yani Rohayani
FKIP/ Pend. Nonformal
Campus Administration



Cilegon, Selasa, 20 Agustus 2019 bertepatan di Hotel Forbis Cilegon. Project Implementation Unit IsDB-UNTIRTA mengundang Perwakilan Dosen dan Juga Staff Administrasi Pada Program Studi yang sudah mendapat akreditasi A untuk diberikan pembekalan dalam persiapan Penyusunan Self Assesment Report (SAR) AUN-QA. tujuan diselenggarakan kegiatan ini merupakan program yang terintegrasi dengan Program Kerja dari PIU IsDB UNTIRTA. Dalam Pelaksanaannya pembukaan kegiatan yang dihadiri oleh Rektor Untirta : Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd, dalam sambutannya Rektor UNTIRTA  menyampaikan pesan dan kesan agar Program Studi yang sudah mendapat Akreditasi A dapat melanjutkan untuk dapat ikut serta dalam proses pelaksanaan persiapan Akreditasi Internasional melalui AUN-QA, Pembekalan dalam kegiatan IN HOUSE TRAINING semoga menjadi bekal pengalaman dalam mempersiapkan diri untuk memantaskan dan memantapkan diri untuk Siap Submit dalam Proses Rangkaian mendapatkan pengakuan Internasional melalui AUN-QA. atau melalui penyusunan  SAR AUN-QA.






Minggu, 17 Agustus 2019, Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Sekolah atau Pendidikan Nonformal, FKIP-UNTIRTA, menyelenggarakan Kegiatan Nonformal Education Expo 2019. kegiatan ini merupakan Rangkaian Program Kerja kepengurusan HMJ PLS 2019, dalam pelaksanaannya, Nonformal Education Expo dimeriahkan oleh kedatangan keluarga baru, yaitu Mahasiswa Baru Angkatan 2019, dari Jalur SNMPTN, SBMPTN, dan SMM PTN BARAT. kegiatan ini sekaligus memberikan bekal dan Pemahaman tentang Seputar Pengenalan Organisasi Kampus, dimana hal tersebut akan memberikan gambaran dan referensi bagaimana kehidupan seputar kampus berlangsung. dalam kegiatan ini turut hadir, Pembina HMJ PLS FKIP UNTIRTA 2019, Ika Rizqi Meilya, M.Pd, Ibu Dra. Hj. Enok Djubaedah, M.Pd yang merupakan Pemateri sekaligus alumni yang berbagi pengalaman seputar bagaimana menjadi mahasiswa PLS yang handal, dan juga turut hadir sebagai Pemateri, sekaligus Sekretaris Jurusan PLS FKIP UNTIRTA , Ahmad Fauzi, M.Pd., yang juga memberikan pengalaman dan bagaimana Kurikulum dan cara adaptasi bagi mahasiswa baru di Kampus FKIP UNTIRTA. 




kegiatan yang berlangsung sampai dengan malam hari ini juga dimeriahkan oleh kejutan yang diberikan oleh alumni alumni yang datang dari luar daerah. dimana kedatangan alumni merupakan wujud kecintaan terhadap almamater dan institusi serta menyambung silaturahmi antar generasi ke generasi dan di tutup dengan momen foto bersama lintas angkatan.







Pendidikan life skill menjadi salah satu amanat dalam Sistem Pendidikan Nasional pasal 26 ayat 3. Salah satu strategi pengembangan pendidikan life skill dilakukan pada jalur pendidikan kesetaraan. Implementasi pendidikan life skill berbasis problem solving dapat dikembangkan pada pendidikan kesetaraan, misalnya pada PKBM paket A, PKBM paket B, PKBM paket C. Pengembangan life skill berbasis problem solving dilakukan karena banyaknya perilaku yang menyimpang di masyarakat. Untuk itu, pengembangan model pendidikan life skill berbasis problem solving untuk mengatasi kecakapan warga belajar di PKBM. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model pendidikan life skill berbasis problem solving pada pendidikan kesetaraan PKBM di Provinsi Banten. Terbentuknya model pendidikan life skill berbasis problem solving pada pendidikan kesetaraan PKBM. Sehingga menghasilkan model yang kontekstual yang bisa diterapkan pada ragam PKBM. Untuk itu, penelitian ini akan dimungkinkan untuk menghasilkan satu model utama pendidikan pendidikan life skill berbasis problem solving pada pendidikan kesetaraan. Dalam hal ini,

kekhususan yang akan dikembangkan yaitu model pendidikan pendidikan life skill berbasis problem solving pada (1) pendidikan kesetaraan paket A; (2) pendidikan kesetaraan paket B; (3) pendidikan kesetaraan paket C. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (research and development) yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu 1 (satu) tahun.

Kata Kunci : Pendidikan life skill, problem solving


MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget